Fenomena Bioluminesensi Membuat Laut Bercahaya

penurunan padang lamun
Yuk, Kenali Dampak Penurunan Padang Lamun!
December 14, 2020
karang lunak
Karang Lunak, Indah dan Banyak Manfaatnya Juga Lho!
December 16, 2020

Khusus pada malam hari pernahkah kalian melihat laut yang dapat memancarkan cahaya? Apakah cahaya tersebut disebabkan oleh pantulan bulan kah? Atau memang ada ikan-ikan laut yang sebetulnya bisa memancarkan cahaya? Mengapa bisa? Berikut penjelasannya. Dalam kondisi tertentu di beberapa lokasi akan nampak hamparan air asin ini terlihat bersinar dan berkilau. Fenomena tersebut dinamakan bioluminesensi yang ditandai dengan adanya pancaran cahaya akibat reaksi kimia yang terjadi secara alami. Sumber fenomena tersebut tidak lain adalah bakteri luminesens yang sering bersimbiosis dengan organisme laut lain, salah satunya adalah ikan lomek. Lantas bagaimanakah perjalanan bakteri luminesens ini hingga menjadi sumber cahaya dalam fenomena ini? Mari kita simak!

Fenomena Bioluminesensi

Bakteri Luminesens

Bakteri luminesens merupakan bakteri dengan gen penghasil enzim luciferase yang bisa menghasilkan cahaya tampak dalam proses reaksi kimia bioluminesensi. Sederhananya, enzim inilah yang menyebabkan bakteri yang terdapat pada ikan lomek dapat terlihat bercahaya. Bakteri luminesens bersifat motil atau memiliki kemampuan bergerak. Alat gerak bakteri, flagella polar, akan membantu bakteri berenang lebih cepat menuju tempat yang kaya akan nutrisi (pori-pori permukaan tubuh ikan). Semakin kaya nutrisi, tempat tersebut maka akan semakin banyak bakteri yang tinggal dan menghasilkan cahaya semakin terang. Salah satu ikan yang memiliki kriteria tersebut adalah yang mudah dijumpai adalah ikan lomek.

Ikan Lomek

Ikan lomek merupakan salah satu jenis ikan yang sering dijumpai di perairan air laut. Tubuh ikan lomek mengandung jumlah air yang sangat banyak. Menurut salah satu riset mengatakan bahwa ikan ini memiliki tubuh yang lembek dan mengandung 90% air, sehingga ikan ini bisa menjadi media yang tepat untuk pertumbuhan bakteri luminesen.

bioluminesensi

Ikan lomek Sumber: Dewi et al, 2018

Bioluminesensi

Bioluminesensi merupakan hasil dari proses reaksi kimia alami, produksi dan emisi cahaya dihasilkan oleh energi lewat oksidasi dari substrat (lucifen) yang dikatalis oleh enzim (luciferase). Dalam riset ini disebutkan bahwa cahaya yang dipancarkan ikan lomek berasal dari bakteri yang hidup dalam permukaan tubuh ikan lomek. Hal ini sebabkan karena ikan permukaan tubuh ikan lomek yang sesuai dengan karakteristik habitat bakteri luminesens hidup. Selain itu juga ikan lomek merupakan ikan yang mudah dijumpai dalam jumlah tidak sedikit. Maka dari itu kala malam hari kita sering mendapati ikan ini bercahaya.

bioluminesensi

Fenomena Bioluminesensi sumber: kumparan.com

Dalam kasus lain, mikroorganisme laut yang memiliki kemampuan biolumenesensi selain dari bakteri adalah dinoflagelata dan radiolarians. Bakteri luminesen dapat ditemukan dalam bentuk bebas di lautan, tetapi lebih umum dijumpai bercahaya jika bersimbiosis pada organ cahaya ikan atau cumi-cumi atau bakteri ini juga dpat bercahaya jika berkumpul pada kulit hewan laut. Ikan juga dapat memperoleh kemampuan memancarkan cahaya ini dengan berbagai cara, salah satunya adalah lewat simbiosis dengan bakteri luminesen pada organ cahayanya. Contohnya pada jenis ikan ponyfish, pinecone fish, deep-sea anglerfishes, cardinasfishes, flashlight fishes.

Kesimpulan

Dari banyak penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa cahaya yang nampak di laut saat malam hari disebabkan oleh mikroorganisme yang memiliki kemampuan mengeluarkan cahaya dengan cara bersimbiosis dengan organisme lain yang memiliki karakteristik sesuai. Salah satunya yaitu ikan lomek yang memiliki permukaan kulit cenderung basah dan mengandung banyak nutrisi. Hal tersebut akan mengundang bakteri luminesens untuk tinggal di sana dan ketika bakteri tersebut telah mencapai kepadatan tertentu maka akan terlihat cahaya terpancar dari tubuh ikan. Semakin besar skala tumbuhnya maka akan semakin banyak pula cahaya yang dapat dilihat oleh kita.

bioluminesensi

Infografis: Fenomena Bioluminesensi Membuat Laut Bercahaya

 

Referensi:

Dewi, Kartika., et al. 2018. Fenomena Bioluminesensi Ikan Lomek (Harpadon nehereus) berasal dari Bakteri luminesens. JPHPI. Vol 21 (3): 451 – 459


Penulis:

Nira Nirwana

Artikel ini ditulis dalam rangka Final Project Creative Information and Communication Internship Program 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *