Pulau Tinabo, Pulau Syahdu di Taka Bonerate

Belajar Sambil Liburan di Pulau Hoga, Wakatobi
October 13, 2020

Menurut Google Maps, 190 kilometer dari Makassar, Sulawesi Selatan, ke arah Tenggara akan ada daerah, pantai, bernama Bira. Kemudian melaut sekitar 2-4 jam menuju Selatan via Kapal (Ferry) akan sampai di Pulau Selayar. Di pulau ini, ada kantor Taman Nasional Taka Bonerate. Salah satu taman nasional laut dari 7 taman nasional laut di Indonesia. Taka Bonerate ini, mempunyai gugusan kepulauan dan terumbu karang dengan Atoll terbesar ke-tiga di Dunia. Dari Selayar, lanjut perjalanan lagi ke arah Tenggara, sekitar 4 jam naik kapal kira-kira muatan 20 orang akan sampai di Pulau Tinabo. Pulau paling syahdu seantero Taka Bonerate.

pulau tinabo

Here we are! Pulau Tinabo (foto: pribadi)

Ngapain aja sih di Pulau Tinabo?

Baby Shark Dududu~

Kenapa paling syahdu? Coba kita runut apa aja yang bisa kita lakukan di sini dari pagi sampai pagi lagi. Kalau kalian bangun pagi sekitar jam 8, keluar dari kamar penginapan ini, hanya perlu 15-20 m dari kasur, menuju pantai dan kalian akan disambut oleh bayi-bayi hiu yang lagi hangout di pinggir pantai. Engga bahaya lho! Bahkan salah satu momen asiknya adalah kalau kalian ngasih makan baby shark itu, mereka akan ada di dekat kalian. Cekrek! Satu foto ciamik kalian lagi dikelilingi baby shark siap di upload di sosial media kalian.

Wajib Diving!

 Hamparan pantai yang jernih juga ga bikin bosan dilihat. Jadi, untuk bersantai main air kecil-kecilan sampai jam 9 atau jam 10 masih asik banget. Kemudian, sarapan dengan lauk ikan tentunya biar vibes pulau-nya makin kerasa. Kemudian agenda selanjutnya, apalagi kalau bukan saatnya diving atau snorkeling (kalau belum bisa diving) Tapi, rugi sih kalau tidak diving. Yang ingin kesini, mending belajar diving dulu, ya!

pulau tinabo

Pemandangan bawah laut di perairan Pulau Tinabo (foto: pribadi)

Banyak pilihan tempat diving

Site Diving di Taka Bonerate ini banyak banget. Namanya juga Atoll terbersar ke-3 di dunia dan pilihan site nya juga banyak. Ada kampung nudi (nudibranchia / kelinci laut), ada tempat yang bisa kita lihat hiu dewasa, ada coral garden, deep dive site, dan bahkan night dive juga bisa. Pokoknya macem-macem. Bisa di Pulau Tinabo ini sendiri, atau ke pulau lain yang jaraknya tidak terlalu jauh, contohnya pulau Tinabo Kecil, Pulau Latondu Besar, Latondu Kecil, Rajuni, Tarupa, dll. Pulau Tinabo ini tidak terlalu besar, kalau mau keliling pulau juga hanya menempuh sekitar 2/3 jam. Tapi jangan siang-siang tengah hari ya, panas! Disarankan pagi atau sore aja. Balik lagi ke diving, kalau di Tinabo sendiri, bisa beach entry, turun dari dermaga karena spot karangnya memang sedekat itu sama pantainya. Tubir-tubirnya kece abis dan biodiversitas biotanya, wah, beyond words!

Main di pantainya juga seru

Puas main air di kedalaman 7-15 m, liat terumbu karang, ikan karang, bintang laut, anemon, dll., kita balik ke Tinabo. Ada canoe juga nih! Main di sekitar dermaga, membiarkan arus geser-geser kita ke tengah kemudian dayung sampai pantai lagi. Tersedia 2-3 canoe jadi bisa bareng-bareng sama teman & keluarga. Aduh, syahdu banget deh! Lalu pulang ke kamar, bersih-bersih, mandi, udah pakai baju cakep lagi, kemudian enaknya bersantai di replika kapal pinisi yang di bangun setinggi 3-5 m. Jadi bisa berfoto cantik, manis, dengan background sunset dan laut yang terkena sorotan jingga dari matahari. Sambil merasakan semilir angin dan suara ombak. Kalau mau ditambah suara musik dari gadget juga engga bikin suasana alamnya luntur kok! Justru tambah asik sambil bersenandung bareng orang-orang terkasih yang engga takut untuk naik ke atas kapal itu.

pulau tinabo

Bermain canoe di pantai Pulau Tinabo (foto: pribadi)

Suasana sunset di Pulau Tinabo (foto: pribadi)

Malam harinya..

Masuk malam hari, pasti perut udah keroncongan dong. Ruangan makan di Tinabo ini dibangun dengan konsep open space, jadi engga bikin panas, tapi ada gantungan kayu juga yang engga bikin kita masuk angin karena angin malam. Sambil makan ikan lagi tentunya, berbincang seru tentang kegiatan seharian, biasanya obrolannya semacam “Eh, tadi Moray Eel-nya gede abis! Lu liat, nggak?”, “Tadi tangan aku kena bulu ayam pas dive, rada panas-panas dikit sih, tapi ya gapapa lah, tar juga ilang sendiri”, atau “Eh, tadi foto-fotonya bagus nggak? Sumpah! ini sih stock foto untuk aku upload di Instagram ga akan habis setahun!”, dan percakapan hangat lainnya.

Oh iya disini angin malam-nya tidak begitu besar. Jadi setelah makan, kita bisa santai-santai didepan kamar, masang hammock, tidur-tiduran di gazebo, karoke pake monitor portable, itu rekomended banget. Meskipun lumayan ngantuk karena seharian keliling laut, please! Tahan dulu. Ngopi aja yang banyak. Karena belum berakhir perjalanan syahdu kita ini. Minimal sampai jam 1 atau 2 malem. Karena apa? Langit Tinabo, yang jauh dari keramaian manusia, jauh dari polusi, jauh dari hiruk pikuk perkotaan, akan menyuguhkan lukisan alam paling indah.

Langit malam yang indah!

Setelah kita jelajah bawah laut, saatnya kita mendongak ke atas, melihat ke bentang langit hitam yang ditaburi jutaan bintang paling terang. Mereka saut-sautan saling mengilapkan kemilaunya. Goresan Milky Way akan sangat terlihat kalau cuaca tidak mendung dan tidak ada awan. Pokoknya lagi-lagi, beyond words! Bahkan, buat ngobrolpun kayanya ga mau, karena sibuk sama ngeliat pemandangan yang ga akan bisa ditemuin ketika kita udah pulang ke kota. Waktu terbaik untuk ngelihat ini memang diatas jam 12. Jadi yaa, ngantuknya tahan ya! Lagian masa udah jauh-jauh kesini, dipake tidur terus?

langit malam

Pemandangan langit malam yang penuh bintang di Pulau Tinabo (foto: pribadi)

Yaa, jadi selesai tour Tinabo versi kata-kata. Masa cuman dibaca aja? Baiknya sih dimasukin ke bucket list holiday destination kalian! Ga akan rugi. Bahkan nagih dan rasanya ga ingin pulang. Coba yang udah pernah ke Pulau Tinabo ini, share pengalamanmu juga, ya!

 

Penulis:

Gita Alisa

Creative Information and  Communication Intern OceanPulse

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *