Vaquita: Mamalia Laut yang di Ambang Kepunahan

Pencemaran Laut oleh Limbah Cair
April 11, 2019
hari bumi
Hari Bumi 2019: Cara Sederhana Menjaga Bumi
April 23, 2019

Seperti yang sudah kita ketahui, laut yang menutupi hampir 71% permukaan bumi memiliki sekitar 200.000 spesies yang hidup di dalamnya. Mulai dari berbagai jenis ikan, mamalia, hingga tumbuhan seperti rumput laut. Namun, sama halnya dengan makhluk hidup di darat, spesies laut ini juga memiliki permasalahan yang mengancam keberlangsungan hidupnya. Entah itu muncul dari alam itu tersendiri maupun datang dari tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Ancaman tersebut dapat membawa setiap spesies laut pada kepunahan. Salah satu spesies laut yang saat ini sedang terancam punah adalah vaquita.

Apa sih vaquita?

Vaquita (Phocoena sinus) merupakan mamalia laut yang memiliki ordo cetacean (serupa dengan lumba-lumba dan paus). Statusnya benar-benar di ambang kepunahan. Bagaimana tidak disebut demikian? Saat ini jumlah yang hidup saja tidak lebih dari 22 ekor! Bahkan menurut laporan terakhir diestimasikan hanya tinggal tersisa 10 individu saja. Jumlahnya yang sangat sedikit membuat vaquita menjadi mamalia laut yang paling terancam punah di dunia. Hewan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1958 dan hanya dapat ditemukan di utara Teluk California, Meksiko. Bentuknya mirip dengan lumba-lumba, namun memiliki sirip punggung yang lebih tinggi dan corak kehitaman di sekitar mata dan bibirnya. Panjang tubuhnya dapat mencapai 1,5 meter dan beratnya dapat mencapai sekitar 55 kg.

Kenapa terancam punah?

Selain memang jumlah populasinya yang sudah sedikit, hal ini diperparah dengan perilaku penangkapan ikan secara illegal oleh nelayan setempat. Para nelayan memasang jaring insang (gillnet) perangkap untuk ikan dan udang di sekitar perairan Teluk California. Selain itu mereka juga mengincar ikan totoaba, satu habitat dengan vaquita, untuk dijual karena memiliki harga jual yang tinggi. Namun, malangnya vaquita ini pun turut terperangkap dalam jaring tersebut dan tenggelam. Hal ini menyebabkan jumlah vaquita yang mati lebih besar daripada angka kelahirannya. Bahkan menurut penelitian, dalam beberapa dekade terakhir, populasinya terus menurun sebesar 20 – 50% per tahun. Padahal sebenarnya, habitat mereka masih dikategorikan bersih dan sehat.

vaquita

Mamalia laut, vaquita, yang di ambang kepunahan.

Baca Juga!

Kehidupan di Bawah Permukaan Air Laut

 

Viva Vaquita!

Menyadari adanya salah satu spesies yang semakin terancam punah, para peneliti Amerika membentuk suatu organisasi untuk melindungi vaquita yaitu VivaVaquita. Peneliti tersebut awalnya berasal dari tiga organisasi nonprofit berbeda yaitu Cetos Research Organization, Save the Whales, dan the American Cetacean Society. Berbagai organisasi lain juga sudah banyak yang tertarik dan bergabung untuk konservasi vaquita serta kampanye perlindungan biota ini.

Kegiatan yang VivaVaquita lakukan ini salah satunya yaitu mengadakan acara tahunan “International Save the Vaquita Day”. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Sabtu pertama setelah tanggal 4 Juli setiap tahunnya. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran terhadap permasalahan yang dihadapi vaquita ini dan menumbuhkan kepedulian untuk melindunginya dari kepunahan. Selain melalui kegiatan tahunan ini, mereka juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi generasi selanjutnya terutama yang tinggal di sekitar Teluk California. Penelitian juga dilakukan secara berkala untuk terus memantau perkembangan dari konservasi ini. Lalu merekapun melakukan pendekatan kepada pemerintah setempat untuk melarang penggunaan gillnet untuk menangkap ikan. Dan tentunya terus berusaha untuk mengamankan gillnet yang telah terpasang di laut.

Bertahanlah!

Teman-teman dari VivaVaquita dan juga organisasi lain tengah berjuang keras untuk menyelamatkan vaquita dari kepunahan. Jika tidak berhasil, mamalia laut tersebut benar-benar akan punah dan hanya tinggal menjadi dongeng turun temurun saja. Namun, mereka tetap bertahan dan menaruh harapan besar selama masih ada satu jantan dan satu betina yang hidup. Ya, semoga saja upaya yang dilakukan organisasi ini dapat membuahkan hasil dan keberadaannya dapat terus terjaga. Begitu pula dengan spesies-spesies lainnya yang ada di Bumi, khususnya di laut, mari kita jaga keberlangsungan hidup mereka dan tidak mengganggu habitatnya.

 

Penulis: Nissa

Editor: Nissa

 

Referensi :

worldwildlife.org

nationalgeographic.grid.id

vivavaquita.org

2 Comments

  1. Anonymous says:

    menambah wawasan sekali ya, jadi tahu kalo sekarang ada mamalia laut yang sedang di ambang kepunahan

  2. aku kira masalahnya lumba-lumba hanyalah hak dia untuk hidup bebas di lautan, bukan di show show kebun binatang.
    ternyata ada yang hampir punah dari salah satu spesiesnya. Semoga masalah kepunahan ini bisa teratasi ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *